PERINGATAN HARI KARTINI DAN WEBINAR GERAKAN INDONESIA BERSIH DWP KEMENTERIAN BUMN - IIP BUMN

Pada tanggal 6 April 2021 DWP Kementerian BUMN dan IIP BUMN memperingati Hari Kartini yang dihadiri oleh lebih dari 1000 peserta; melalui zoom 802 peserta live youtube channel 337 peserta Iglive 162 peserta dan juga beberapa yang hadir off line di tempat acara.

Turut hadir dalam acara ini Penasehat DWP Kementerian BUMN sekaligus Ketua Umum IIP BUMN Ibu Liza Thohir, Penasehat DWP Kementerian BUMN & Wakil Ketua Umum IIP BUMN: Ibu Sinta Pahala dan Ibu Irin Kartiko. Juga hadir Ketua DWP Kementrian BUMN, Ibu Nani Susyanto dan Ketua Harian IIP BUMN, Ibu Yuni Marsono.

Dalam pidato pembukanya, Ibu Liza menyampaikan bahwa perempuan Indonesia sebagai penerus nafas Kartini, adalah Ujung Tombak Pelestarian Lingkungan, khususnya dalam penanganan sampah. Sebagaimana kita ketahui, bahwa sebagian besar sampah di Indonesia, berasal dari rumah tangga. Oleh karena itu, sudah sepatutnya, para Ibu sebagai penentu dan pengambil berbagai keputusan di rumah tangganya, turut berperan aktif menjadi penggerak utama pengelolaan sampah dimulai dari rumahnya sendiri.

Untuk itulah, pada peringatan Hari Kartini tahun ini, DWP Kementrian BUMN dan IIP BUMN bersama dengan Gerakan Indonesia Bersih mengambil tema Peringatan Hari Kartini dan Webinar Gerakan Indonesia Bersih, yaitu: Perempuan Ujung Tombak Pelestarian Lingkungan.

Tujuan acara ini adalah untuk menambah wawasan, pengetahuan, bertukar pengalaman dan saling menginspirasi untuk menjadi penggerak dan teladan di lingkungannya, dalam rangka berperan aktif menjaga dan melestarikan lingkungan.

Peringatan Hari Kartini kali ini sangat istimewa, karena sekaligus merupakan puncak dari serangkaian Program Kerja Gerakan Indonesia Bersih DWP Kementerian BUMN dan IIP BUMN, yang sebelumnya telah diawali melalui aksi Bersih-Bersih Sungai Pagarsih, Bandung.

Aksi Bersih-Bersih Sungai Pagarsih, dilakukan dalam dua kegiatan utama yaitu; Pertama: Penataan sarana dan pra sarana fisik di bantaran Sungai Pagarsih. Kedua: Edukasi holistik pengelolaan sampah rumah tangga.

Sebagai pemateri, hadir Prof. Arief Sabdo Yowono, seorang pakar dan guru besar dari IPB sekaligus praktisi pengelolaan sampah rumah tangga dan Nadya Mulya sebagai public figur dan aktivis peduli lingkungan. Prof Arief menyampaikan kiat-kiat praktis mengelola sampah rumah tangga dengan metode SABDO (Sebelas Detik Aja Bio-Degradasi Organik). Nadya Mulya meyampaikan kiat-kiat praktis keseharian dalam rangka mengurangi Carbon Footprint yaitu jumlah karbon ataus gas emisi yang dihasilkan dari berbagai aktivitas manusia pada kurun waktu tertentu.

Perempuan mempunyai peranan yang penting dalam keluarga dalam pelestarian lingkungan. Dengan edukasi yang baru saja kita ikuti harapan kedepan adalah ibu-ibu dapat menjadi penggerak untuk perubahan yang diawali dari rumah secara mudah dan menyenangkan.

Terimakasih kepada semua sponsor dan semua pihak yang telah mendukung suksesnya acara ini.

Selamat Hari Kartini untuk kartini-kartini diseluruh Indonesia, salam Indonesia bersih dan salam sehat selalu untuk ibu-ibu semua.

Bagikan