Pengajian Rutin DWP Kementrian BUMN - IIP BUMN Bulan Maret 2022

Alhamdulillahi Rabbil Alaamiin, pada hari ini Selasa, 8 Maret 2022 telah dilaksanakan pengajian rutin DWP Kementrian BUMN – IIP BUMN.

 

Pengajian dihadiri Ibu Irin  Kartika dan  Ibu-ibu DWP Kementrian BUMN – IIP BUMN sebanyak 458 peserta, dengan mengundang Ustadz Adipura sebagai penceramah, MC Ibu Tata Rudi Rusli, Qori Ibu Husna Abdul Hadi, dengan membacakan QS. Al Baqarah 30 dan Al Hajj 40. Tema Pengajian : “Hubungan Akal dan Otak dalam Al Quran”.

 

Allah menurunkan Nabi Muhammaad SAW ke muka bumi adalah untuk memperbaiki akhlak, dan beliau diberikan mukjijat yaitu Al Quran. Bagaimana dapat diuraikan bahwa Al Quran dapat membentuk Akhlaqul karimah ?

 

Allah menciptakan manusia dari segumpal mughoh (segumpal darah) QS 23:14, yang akan berkembang menjadi kepala kemudian tercipta tulang yang diselimuti daging. Setelah lahir akan terbentuk pendengaran, penglihatan dan hati (afidah, yaitu kesatuan dari fuad, yaitu otak besar, otak kecil, otak kanan kiri, otak depan). Allah ingin afidah digunakan utk memahami Firman Allah (QS. 7:179), penglihatan untuk membaca Quran, pendengaran untuk mendengar Quran dan afidah yang karena digunakan akan  menjadi qolbu utk mendapat kepahaman. Sistemnnya, saat Quran dibacakan (QS 39:23), julubuhum/cortexcerebrum/kulit otak akan bergetar, saat bergetar menjadikan qalbu kepahaman dan menjadikan tenang. Hal ini akan disimpan dalam shudurnya. Tetapi jangan berbangga hati, tingkat kepahaman akan digoda setan (QS 114:5) krn setan mempunyai sifat paling benar  dan akan menyebabkan suka berselisih. Untuk itu sebelum belajar Quran harus meminta perlindungan kepada Allah (QS 16:98). Dengan meminta perlindungan kepada Allah, dalam belajar  Al Quran dan ilmu pengetahuan yg lain akan membuat kita lebih bijak dan memiliki  pemahaman yang benar. 

Seperti halnya diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW dengan belajar Al Quran secara benar, dengan pemahaman dan kesadaran akan membentuk pemikiran, ucapan dan perilaku menjadi benar, seperti halnya dikehendaki Allah, bahwa Al Quran mengajarkan ibadah dengan kasih sayang dan menjadikan pribadi yang akhlakul kharimah.

 

Bagikan