Mencegah Penggunaan Narkoba Melalui Prespektif Keluarga

Salah satu program kerja tahunan IIP BUMN Wilayah Sumsel sejak  tahun 2018 adalah Penyuluhan Narkoba. Program ini adalah perpanjangan tangan dari program Kerja Oase dan IIP BUMN Pusat,yang pada tahun 2019 ini waktu pelaksanaannya diserentakan dengan acara halal bi halal IIP BUMN Sumsel  bertempat di Gedung Patra Ogan pada tanggal 2 Juli 2019 dengan peserta siswa SMP Yaktapena I, Siswa SMAYaktapena I dan Madrasyah Tsanawiyah Yaktapena I, dan Ketua, Pengurus serta anggota IIP BUMN Sumsel dan Ketua, pengurus serta anggota PWP RU III Plaju.  Kali ini penyuluhan Narkoba oleh narasumbernya Prof. DR.Dr. H.Yuwono, Biomed,yang merupakan Ustad, Diretur RS Pusri Medika dan Pemilik Sekolah Alam di Jakabaring Palembang materi yang disampaikan mengenai bagaimana mencegah anak mengunakan narkoba melalui prespektif keharmonisan keluarga.

Menurut Prof.Yuwono yang berlatar belakang dokter ahli biomedik, kata Narkoba (Narkotika, obat-obatan berbahaya), beraasal dari kata " Narkose " yang maknanya membius. Kata bius artinya  membuat otang tidak sadar, sehingga narkoba artinya membuat orang tidak sadar melakukan hal buruk yaitu memakai narkotik dan obat-obat berbahaya. Padahal kita selaku manusia makhluk ciptaan Allah yang paling mulia seharus terbius pada hal-hal yang baik. Agar kita bisa selalu terbius ke hal-hal yang baik maka dimulai dari keluarga terutama sikap hangat penuh kasih sayang dan penuh pelukan sang ayah maupun sang ibu terhadap anak-anaknya baik laki-laki maupun perempuan. Karena sekali kita menggunakan narkoba maka kita tidak akan terlepas darinya, sehingga yang paling penting adalah mencegahnya. Pencegahan melalui ke,uarga sejak awal  adalah benteng terbaik agar kita terhindar dari narkoba. Seoranganak perempuan akan lebih baik deket dengan Bapaknya sebaliknya seorang anak laki2 akan lebih baik dekat dengan ibunya, pe,ukan Bapak dan ibu yang erat masing-masing keanaknya sejak masih maji hingga dewasa telah dibuktikan akan mememberikan rasa kebahagian yang sebenarnya pada anak sehingga tidak mencari kebahahian yang semu salah satunya dari narkoba. Anak2 pencandu narkoba adalah anak- anak yang tidak bahahia dirumah dan tidak merasakan bahagia dengan orangyuanya karena ayah dan ibunya jara g meemluknya dengan erat sejak kecil. Suasana keakraban dalam keluarga wajib diadakan dibentuk setiap hari misalnya di meja maka jangan ada penggunaan hp sehingga setiap anghota ke,uarba bisa bercerita dan bercengkrama. Selain itu buat suasana setiap anak bisa mengekspresikan diri melalui seni budaya dsn agama didalam rumah, semua harus terlibat. Untuk hubungan antara istri dan suami itu penting melalui pelukan dan belaian kepada suami terutama jika suami sedang ada masalah. Diceritaka oleh Prof. Yuwono, Rasulullah jika ada masalah sesampai dirumah akan dipeljkdan dibelai oleh Khadijah seraya berkata Duhai Rasulullah engkau adalah orang baik, maka kebaikan akan selalu menyertaimu maka hilangkalah kegundahan Rasulullah, ini contoh bagi kita seora gnistri untuk memberikan kebahagian sejati kepada suami, sehingga suami kita tidak mencari kebahahian semu diluar rumah seperti melalui narkoba salah satunya.

Bagikan